Categories
Aplikasi Flow Meter Flowma

Jenis Flow Meter Untuk Pengukuran Air Limbah

Pengenalan air limbah

Pemilihan jenis flow meter air limbah untuk industri harus disesuaikan dengan karakteristik serta sifat air limbah yang akan di ukur flow rate dan total volumenya. Pada proses tertentu air limbah bisa berupa cairan homogen atau htrogen yang banyak mengandung solid.

Pada umumnya jenis flow meter air limbah yang digunakan harus mempunyai karakteristik tidak adai komponen sensor yang bersentuhan langsung dengan media bergerak atau berputar. Komponen sensor berputar akan menyebakan sensor akan berhenti atau dalam jangka lama karaena abersif dan gesekan menyebabkan adanya parts sensor yang aus.

Pembuangan air linbah memiliki jenis saluran tertutup berupa jaringan pipa dan ada juga menggunakan jaringan terbuka seperti pada parit, gorong gorong dan sungai. Karena itu jenis dan model flow meter air limbah yang digunakan juga berbeda. Jenis jaringan saluran terbuka tersebut biasanya menggunakan jenis flow meter open channel.

Untuk industri tertentu,  yang menghasilkan buangan iar limbah ekstrim  yang bersifat sangat korosif dan abrasif serta bertemperature tinggi hendaknya menggunakan jenis flowmeter yang tepat. Gunakan flowmeter air limbah yang memiliki komponen sensor yang tahan terhadap abrasiv dan korosif. Pemilihan jenis material sensor yang penting taeradap performa dan life time flow meter.

Pemilihan jenis flow meter air limbah yang salah bisa berakibat pada akurasi tidak sesuai dengan yang diinginkan, biaya maintenance yang sangat tinggi, life time flowmeter tidak sesuai dengan yang diharapkan, Akurasi bisa meleset jauh dari yang di standartkan. biaya investasi sangat tinggi ( biaya instalasi).

Jenis Flow Meter Air Limbah

Ada 3 jenis flow meter air limbah yang cocok digunakan untuk berbagaijenis limbah cair :

  1. Electromagnetic Flow Meter
  2. Ultrasonic Flow Meter
  3. Open Channel Flow Meter

Jenis Flow Meter air limbah diatas mempunyai karakteristik tidak menimbulkan pressure drop, pemilihan jenis material dapat digunakan pada cairan yang korosif dan abrasive, tidak terpengaruh pada cairan yang mempunyai kandungan solid atau kotoran. tersedia untuk jenis instalasi inline dan insertion serta mempunyai ukuran dari diameter kecil dari DN8 hingga DN6000

Flow Meter Air Limbah Electromagnetic

Flowmeter Electromagnetiic merupakan jenis flow meter yang cara kerjanya menggunakan hukum faraday , sehingga hanya bisa dipakai pada cairan yang mempunyai konduktifitas diatas 20 micro siemens.Flow meter electromagnetic mempunyai sensor electrode yang biasa menghasilkan signal aliran yang dikirim ke transmitter dan diproses untuk mengetahui kecepatan aliran,

Flowmeter electromagnetic tidak memiliki komponen sensor yang bergerak ataupun berputar, dengan menempatkan 1 pasang sensor di permukaan dalam tabung. Sehingga ketika air limbah mengandung solid ataupun kotoran tidak akam mempunyai pengaruh apapun pada kinerja dari flow meter.

Selain jenis material yang disesuaikan saat menentukan flow meter electromagnetic yang tak kalah pentingnya adalah minimal dan maksimum flow rate yang merupakan batasan sensor electromagnetic bisa membaca aliran air limbah dalam pipa.

Jenis Instalasi Electromagnetic Flow Meter

Flowmeter air limbah Electromagnetic mempunyai 2 jenis instalasi yaitu

  • Inline Electromagnetic flow meter
  • Insertion electromagnetic flow meter

Jenis Flow Meter Air Limbah Ultrasonic

Flow Meter Air Limbah Ultrasonic merupakan tipe flow meter yang cara kerjanya mengukur kecepatan aliran fluida dengan menggunakan ultrasound, sehingga dengan perhitungan volume yang mengalir bisa terbaca di transmitter ultrasonic.

Dengan menggunakan sensor ultrasonik atau sering disebut transducer ultrasonic flowmeter dapat mengukur kecepatan rata dari aliran fluida dalam pipa dengan cara mengukur rata rata perbedaan waktu antara waktu pengiriman signal dan penerimaan signal dengan arah aliran.

Flow meter air limbah jenis ultrasonic mempunyai 3 model instalasi yaitu

  • Inline Ultrasonic Flow Meter
  • Insertion Ultrasonic Flow Meter
  • Clamp On Ultrasonic Flow Meter

 Flow Meter Air Limbah Ultrasonic In Line

Ultrasonic Flow meter yang banyak beredar digunakan di dunia industri selama ini lebih banyak menggunakan jenis flowmeter yang cara installasinya menggunakan sistem clamp on yaitu instalasi yang tidak perlu memotong pipa maupun melubangi pipa. Karena itu anggapan sebagaian besar para enginner jika di sodorkan ultrasonic flow meter selalu di indentikan clamp on flow meter.

Padahal ultrasonic flow meter ini merupakan satu satunya flow meter yang mempunyai karakteristik dalam melakukan installai tidak perlu dilakukan dengan mengehentikan aliran dalam pipa terlalu lama dan diidentikan tanpa harus menutup valve atau mematikan pompa.

Padahal Ultrasonic flow meter ada juga yang menggunakan sitem installasinya harus mematikan pompa atau menutup valve dan melakukan peotongan pipa. Jenis ultrasonic flow meter yang instalasinya harus melakukan pemotongan pipaa dan di lanjutkan dengan memasang flange atau membuat ulir dinamakan dengan istilah InLine ultrasonic flow meter seperti pada gambar dibawah ini.

 Flow Meter Air Limbah Ultrasonic Clamp On

Clamp on ultrasonic flowmeter ini cara instalasi dan cara kerjanya hampir sama dengan portable ultrasonic flow meter. Yang membedakan adalah flow meter ini menggunkan power yang fix dan flow meter ini biasanya digunakan untuk operasional yang lama dan digunakan untuk membaca dan dapat juga menyimpan hasil pembacaan flow dalam pipa.

Sebagaimana umumnya flow meter clamp on ultrasonic mempunyai output analag 4-20 mA, alarm, relay, pulse maupun communication RS232 atau RS485. Sedangkan untuk jenis flow transmitter atau ultrasonic flow computer ada yang berjenis wall mount, pannel mount maupun pipe mount. Sedangkan untuk power suplai juga ada yang menggunakan AC 220 VAc maupun 24 Vdc.

Flowma flowmasonic WUF 620 Clamp On Ultrasonic Flow Meter

Flow Meter Air Limbah Open Channel

Open channel flow meter adalah flow meter yang dapat diaplikasikan untuk mengukur aliran pada sistem saluran terbuka seperti pada kanal, sungai atau parit. Pada dasarnya flow meter open channel ini menghitung kecepatan aliran dengan mempertimbangkan ketinggian permukaan. Untuk pengukuran kecepatan aliran bisa menggunakan transittime flow meter atau Magnetic flow meter. Sedangkan untuk ketinggian permukaan aliran menggunakan ultrasonic level sensor.

Karena yang dibahas disini tentang ultrasonic flow meter maka sensor yang digunakan untuk menghitung open channel flow meter adalah sensor velocity dikombinasikan dengan level meter. Penggabungan velocity dengan luas penampang bisa menghasilkan kapasitas aliran atau flow rate aliran dalam kanal.

Flow Meter open channel air limbah mempunyai beberapa jenis dengan metode pengukuran ketinggian dan pengukran kecepatan aliran.

  • Ultrasonic Level Flow Meter
  • Electromagnetic submersible flow meter
  • Ultrasonic Transit Time velocity Flow Meter
  • Ultrasonic Doppler flow meter
  • Radar Non contact Flow Meter
Flow Meter Ultrasonic pada Pipa Sewer

Baca Juga