Cara Instalasi Electromagnetic Flow Meter

Cara Instalasi Electromagnetic Flow Meter merupakan artikel yang dicari selain Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan. Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang artikel ini kita bisa mengetahui terlebih dahulu apa itu Flow Meter? Jenis Flow Meter? dan Kelebihan flow meter berdasarkan jenis jenisnya.

Pengenalan Electromagnetic Flow Meter

Flow Meter Electromagnetic menggunakan prinsip Hukum Faraday tentang Induksi Elektromagnetik untuk mengukur laju aliran cairan dalam pipa. Pada bagian pipa flowmeter magnet, medan magnet dibangkitkan, dan disalurkan ke cairan yang mengalir melalui pipa. Hukum Faraday menyatakan bahwa tegangan yang dihasilkan sebanding dengan pergerakan cairan yang mengalir.

Sebuah konduktor bergerak melalui medan magnet menghasilkan sinyal listrik didalam konduktor. Dan singal sebanding dengan kecepatan air yang bergerak melalui medan. Saat cairan mengalir melalui medan magnet, partikel konduktif dalam cairan membuat perubahan. Variasi ini digunakan untuk mengukur dan menghitung kecepatan aliran air melalui pipa. Ketika cairan bergerak lebih cepat, lebih banyak tegangan yang dihasilkan. Flow Converter memproses sinyal tegangan untuk menentukan aliran cairan.

Electromagnetic flow meter, sangat cocokl jika digunakan untuk pengukuran aliran fluida yang tidak homogen, cairan yang kotor, cairan yang mengandung lumpur atau untuk cairan limbah ataupun air intake, air bahan baku, air dari waduk atau sungai yang banyak mengandung kotoran atau sampah ( plastik, rumput atayupun lainnya), sehinga cukup cocok digunakan untuk flow meter limbah.

Secara umum Electromagnetic flowmeter tidak berfungsi pada fluida hidrokarbon dan air suling (distilled water / demin water). Namun, ideal untuk mengukur aliran cairan seperti slurry dan material korosif.seperti pada proses chemical ataupun minuman maupun cairan air yang kental seperti kecap, sauce, syrup dan lainnya. Flow meter electromagnetic juga ideal daplikasikan pada sistim aliran yang menyaratkan pressure drop yang sangat rendah.

Karena posisi sensor atau electrode dipasang pada dinding flow tube bagian dalam pipa yang dilindungi oleh liner. Karena itu flowmeter ini cock digunakan untuk liquid yang kotor, mengandung sampah, mengandung partikel solid bahkan cocok juga untuk cairan lumpur atau adukan semen dan bubur kertas serta cairan lainnya.

Selama cairan yang diukur mempunyai konduktifitas diatas 20 micro siemens, flow meter magnetic cocok digunakan. Bahkan bisa di gunakan untuk cairan yang mempunyai karakteristik ekstrem, seperti temperatur cairan hingga 160 degre celcius, memiliki keasaman yang ekstrim serta corosif serta abrasive seperti air laut hingga cairan kimia. Begitu juga untuk cairan yang menuntut kelas food grade, magnetic flow meter juga tersedia dengan bahan material klas food grade, seperti stainless steel SUS316 dan Teflon serta ceramic.

Komponen Electromagnetic Flow Meter

Electromagnetic Flow Meter digunakan untuk cairan yang mempunyai conductivity diatas 20 micro siemens seperti air limbah, air laut, air lumpur. Cara instalasi flowmeter magnetic harus dilakukan sesuai dengan kaedah dan cara kerjanya agar kita bisa mendapatkan fungsi yang maksimal.

Seperti kita ketahui Electromagnetic Flow Meter mempunyai jenis material yang berbeda disesuaikan dengan jenis cairan yang akan diukur. Karena itu harus dilakukan sesuai prosedur yang di tentukan oleh manufacture flow meter magnetic. Sebaiknya  Sebelum membeli flow meter air jenis magnetic,  kita harus memberikan spesifikasi cairan, posisi instalasi dan lainnya yang dianggap penting.

Baca Juga : 9 Rekomendasi Flow Meter Berdasarkan Jenisnya

Electromagnetic Flow Meter  mempunyai 2 bagian yaitu magnetic flow sensor dan converter atau magnetic flow transmitter. Magnetic flow sensor mempunyai 4 bagian yang penting yaitu electroda, liner dan flow tube serta connectionnya. Dari 4 bagian ini mempunyai jenis material berbeda yang pemilihannya tergantung pada jenis cairan dan syarat lainya.

Jenis Instalasi Electromagnetic Flow Meter

Berikut ini bisa dipakai sebagai pedoman dasar cara installasi electromagnetic flow meter agar akurasi dan fungsi pemasangan Flow Meter agar optimal. Jenis instalasi electromagnetic flow meter ada dua yaitu in line installation dan insertion installation.

Untuk jenis inline harus disesuaikan flange dari class pressure, Jenis flange ( PN, ANSI atau JIS) dan jenis material. Untuk installasi  jenis Insertian bisa menggunakan saddle fitting atau welded fitting.

Jenis insertion ini cocok jika digunakan pada ukuran pipa yang besar diatas 6″ dan sebaiknya menggunakan welded fitting. Ini dikarenakan harganya lebih murah dan untuk memudahkan maintenance dipasang ball valve. Tujuan pemasangan ball valve adalah jika terjadi kerusakan atau maintenance tidak perlu mematikan aliran air terlalu lama.

Sebelum melakukan installasi flow meter electromagnetic pastikan dulu pemilihan jenis compact atau integral atau splite atau remote. Apabila posisi Instalasi berada pada ketinggian diatas 1,5 meter sebaiknya mengunakan jenis remote. Jika posisi di parit dan terendam air saat hujan  sebaiknya menggunakan type remote dengan class water proof (IP68).

Baca Juga : Electromagnetic Flow Meter : Pengertian, Jenis, dan Komponen

Dikarenakan cara kerja electromagnetic flow meter menggunakan hukum faraday, yang mampu mentransfer signal sensor electrode pada transmitter dengan menghasilkan velocity pada luasan area tertentu, tidak menginstal  flow meter air jenis magnetic di dekat medan magnet yang kuat karena hal ini akan mengganggu operasi. Generator semacam medan magnet yang transformer, motor listrik atau HV atau sirkuit arus tinggi.

digram pemasangan WMP ultrsonic flow meter

Hal kedua adalah menghindari gelembung udara atau gas dalam cairan yang akan diukur oleh electromagnetic flow meter. hal ini karena berkaitan dengan perhitungan yang didasarkan pada hukum faraday electromagnetic. Hal ini terkadang menjadi masalah dalam kondisi posisi arah aliran yang rendah seperti sistem gravitasi atau dekat katup udara pada installasi pompa.

Oleh karena itu untuk memastikan tidak adanya gelembung udara dalam aliran liquid pada pipa ada baiknya installasi pipa dibuat miring sedikit mungkin bisa di buat kemiringan 3 derajad untuk memastikan adanya gelembung udara yang terjebak dalam pipa bisa keluar dengan mudah. Dan jika bisa memilih posisi sang sempurna adalah pada kondisi pipa vertikal dengan aliraan dari bawah ke atas.

Baca Juga : Cara Kerja Ultrasonic Flow Meter

Pemasangan flow meter electromagnetic dari posisinya harus mengikuti kaedah yang disaratkan oleh manufacture terutama jarak up stream dan jarak down stream. Installasi flow meter yang tidak mengikuti syarat tersebut bisa berakibat akurasi flow meter  tidak sesuai dengan yang di inginkan dan bisa juga berakibat flow meter tidak bisa membaca aliran atau blank. Berikut ini gambaran umum jarak upstream dan down stream yang harus di perhatikan sebelum melakukan installasi magnetic flow meter.

Jarak Instalasi flow meter
Jarak Instalasi flow meter electromagnetic

Namun aturan jarak instalasi flow meter diatas hanya mengacu pada manufacture tertentu karena itu sebaiknyya sebelum melakukan instalasi sebaiknya di ikuti aturan seperti yang ada pada manual operasional atau cara installasinya yang dikeluarkan oleh manufacture yang memproduksi flow meter tersebut.

Baca Juga : Prinsip Kerja Flow Meter Electromagnetic

Setelah posisi sudah di tentukan matikan aliran air dalam pipa dan buang sisa air yang ada di dalamnya kemudian lakukan pemotongan pipa dengan jarak disesuaikan dengan panjang flow meter air yaitu jarak flange to flangnya. Kemudian pasang Flange yang sesuai dengan flange flow meter dengan welding, usahakan posisi dari sensor electrode berada pada posisi depan belakang bukan atas dan bawah dan umunya dengan posisi converter atau sensor cable ada di posisi atas  dari pipa seperti gambar diatas.

Sebelum cable di connect ke flowmeter air sebaiknya dilakukan pengecekan kebocoran pengelasan dengan membuka valve atau menghidupkan pompa dan setelah aman dari kebocoran di teruskan dengan pemasangan cable. Untuk type remote hendaknya pastikan jarak sensor terhadap transmitter agar kabel mempunyai panjang yang cukup.

Serta cek power yang digunakan apakah menggunakan 220 VAC atau 24 VDC atau menggunakan battery. Kesalahan tegangan listrik akan berakibat pada rusaknya transmitter dan coil dari sensor. Untuk jenis remote dengan kondisi magnetic flow sensor  kemungkinan terendam air,  baik karena hujan maupun banjir sebaiknya cek dan pastikan IP class pada magnetic flow sensor IP68 atau class waterproof.

Dan yang tidak kalah pentingnya pemasangan grounding terutama untuk instalasi flow meter air pada pipa non metal seperti pada pipa HDPE atau PVC sebaiknya menggunakan grounding ring maupun grounding yang langsung di tanam ke bumi, hal ini penting untuk menjaga kestabilan dari performa magnetic flow meter

instalasi grounding flow meter
instalasi grounding flow meter

Untuk instalasi electromagnetic flow transmitter atau converter di out door pastikan mempunyai ketahanan terhadap cuaca hujan dan panas atau tersiram air dengan class weatherproof atau kalo tidak sebaiknya di lindungi dengan pannel box. Kemudian hubungkan kabel dari flow sensor ke transmitter dan sebaiknya kabel di lindungin dengan conduite agar tidak terjadi kerusakan kabel karena terinjak atau sebab lainya.

Langkah selanjutnya bisa dilakukan pengecekan tampilan aliran pada displayatau converter dengan menghidupkan power dan menghidupkan aliran dengan membuka valve atau menghidupkan pompa. Selanjutnya lakukan pengecekan unit satuan flow rate, satuan volume serta lainya dan diteruskan dengan pengecekan aliran pada flow rate dan jika anda merasa flow rate tidak sesuai lakukan pengecekan parameter diameter pipa, frekwensi, jenis sensor, parameter faktor kaliberasi dan parameter lainya yang  bisanya terdapat pada menu menu yang ada diconverter.

Baca Juga : Flow Meter Ultrasonic untuk Aliran Kecil Tanpa Menggunakan Pompa

Apabila di butuhkan analog output seperti signal, 4-20mA ataupun comunication RS485 atau yang lainya, silahkan pasang kabel pada terminal disebelah terminal power yang tersedia.  Kemudian hubungkan kabel tersebut pada peralatan yang di inginkan dan pada saat analog ouptut ini di butuhkan jangan lupa melakukan setting out put dan melakukan kaliberasi out put dengan cara mengetes output atau bisa dengan cara kaliberasi volumetrik.

Satu lagi yang perlu diperhatikan Instalasi flow meter electromagnetic yang tidak sesuai dengan arah aliran air, mengakibatkan pembacaan yang ditampilkan oleh flow meter menjadi negatif dan ini akan berakibat buruk pada hasil volumetriknya.

Dan sebagai catatan pastikan nilai akurasi dari flow meter yang anda pasang udah dilakukan kaliberasi untuk memastikan akurasinyai dan kaliberasi flow meter air ini mengacu pada aturan badan metrology indonesia, harus dilakukan setiap 2 tahun sekali oleh institusi yang mempunyai sertifikat KAN tentang kaliberasi flow meter magnetic atau di badan metrology indonesia yang terdapat di provinsi seluruh indonesia.

Flowmag WMAG21

Flowma WMAG21 Electromagnetic series intelligent electromagnetic flowmeter dibuat sesuai dengan hukum induksi electromagnetic untuk mengukur cairan ber konduktivitas yang mengalir dalam pipa seperti air sumur, air laut, air limbah, air lumpur, air minum, cairam asam, bubur makanan, syrup, air gula dan lainnya.

Rekomendasi Flow Meter
Jenis Flow Meter

Cairan ini banyak digunakan di industri makanan dan minuman, pengolahan limbah, saluran air sungai atau air hujan, pengolahan air,  petrokimia, power plant, Pertambangan, pertanian, Industri automotive, sistem pendingin dan industri lainya. Flowmag WMAG21 electromagnetic flow meter mempunyai 2 bagian utama yaitu electromagnetic flow sensor dan electromagnetic flow transmitter at Flowma WMAG21 Electromagnetic Flow Meterau disebut dengan Converter. MAsing masing bagian mempunyai caractristik dan fungsi tersendiri.

Baca Juga : Flow Meter Air Sungai WMAG21 DN 300

Jenis WMAG21 Electromagnetic Flow Meter

Flowma Wmag21 electromagnetic flow sensor mempunyai 2 jenis instalasi yaitu

  1. Inline Electromagnetic flow sensor
    • Sistem instalasinya dilakukan dengan memotong pipa sedangkan connection ada beberapa jenis yaitu dengan flange, ulir, wafer dan sanitary tri clamp
  2. Insertion Electromagnetic flow sensor
    • Sistem instalasinya dilakukan dengan melubangi pipa. sedangkan connection dengan cara memasang fitting baik dengan fitting saddle maupun welding dan sensor dimasukan kedalam pipa melewati fitting tersebut.Jenis instalasi ini cocok digunakan untuk pipa dengan ukuran diameter besar.

Electromagnetic Flow Transmitter atau Converter

Ada 2 jenis flow converter untuk electromagnetic water meter yaitu jenis compact atau integral. dimana cara insatlasinya converter menyatu dengan sensor. Untuk jenis ke 2 yaitu jenis split atau remote dimana cara instalasinya terpisah dengan electromagnetic sensor. Untuk menghubungkan converter dengan magnetic sensor di butuhkan cable yang panjangnya disesuaikan kebutuhan.

Keunggulan WMAG21 Electromagnetic Flow Meter

  • Pengukuran alat ini tidak tergantung pada pressure,  temperature, density, berat jenis, viskcosity
  • Aliran dalam pipa tidaak terganggu karena tidak ada komponen yang berputar dalam flow tube sensornya
  • Pressure loss bisa diabaikan karena tidak ada komponen yang menghalangi aliran air dalam tabung sensor sehingga adanya partikel solid dalam cairan tidak mengrangi performa flow meternya
  • Mempunyai akurasi standart 0,5% dan bisa lebih baik dengan pesanan kusus hingga 0,2%.
  • Mampu nengukur pada aliran yang pelan denganvelocity 0,1 m/s
  • Pemilihan jenis material untuk linning dan electrodedapat memberikan penggunaan jenis cairan yang sangat luas dan cocok digunakan untul karakter cairan yg korosif hingga abrasiv.
  • Bisa digunakan untuk cairan dengan temperature rendah hingga 180 derajad celcius tergantung jenis dan modelnya
  • Memberikan output control berupa pulse, analog 4-20mA, RS45 hingga hart communication

Spesifikasi WMAG21

  • Material: carbon steel /cast steel
  • DN range (mm): DN15-DN200
  • Output: pulse /current4-20Am /RS-485 /Hart
  • Accuracy: 0.5% / 1%
  • Medium: water / liquid
  • Flow range (mm): 10-2200
  • Power supply: 220VAC / 24VDC
  • Medium temperature (centigrade): 0-150
  • Ambient temperature (centigrade): -20-50
  • Humidity: <= 85%
  • Atmospheric pressure: 86-106KPa
  • Nominal Pressure: 1.6, 2.5, 4.0, 6.4MPa
  • Anti-Explosion Grade: IaIICT4, dIIBT4
  • Connection Flange: GB9115.0719-2000 JB/TB2-94 or other customer named Standar

Download Katalog : Flowmag WMAG21 Electromagnetic Flow Meter

Baca Juga

Share
%d bloggers like this: