Cara Instalasi Electromagnetic Flow Meter

Cara Instalasi Electromagnetic Flow Meter

Cara Instalasi Electromagnetic Flow Meter merupakan artikel yang dicari selain Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan. Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang artikel ini kita bisa mengetahui terlebih dahulu komponen – komponen Electromagnetic Flow Meter.

Komponen Electromagnetic Flow Meter

Electromagnetic Flow Meter digunakan untuk cairan yang mempunyai conductivity diatas 20 micro siemens seperti air limbah, air laut, air lumpur. Cara instalasi flowmeter magnetic harus dilakukan sesuai dengan kaedah dan cara kerjanya agar kita bisa mendapatkan fungsi yang maksimal.

Seperti kita ketahui Electromagnetic Flow Meter mempunyai jenis material yang berbeda disesuaikan dengan jenis cairan yang akan diukur. Karena itu harus dilakukan sesuai prosedur yang di tentukan oleh manufacture flow meter magnetic. Sebaiknya  Sebelum membeli flow meter air jenis magnetic,  kita harus memberikan spesifikasi cairan, posisi instalasi dan lainnya yang dianggap penting.

Baca Juga : 9 Rekomendasi Flow Meter Berdasarkan Jenisnya

Electromagnetic Flow Meter  mempunyai 2 bagian yaitu magnetic flow sensor dan converter atau magnetic flow transmitter. Magnetic flow sensor mempunyai 4 bagian yang penting yaitu electroda, liner dan flow tube serta connectionnya. Dari 4 bagian ini mempunyai jenis material berbeda yang pemilihannya tergantung pada jenis cairan dan syarat lainya.

Jenis Instalasi Electromagnetic Flow Meter

Berikut ini bisa dipakai sebagai pedoman dasar cara installasi electromagnetic flow meter agar akurasi dan fungsi pemasangan Flow Meter agar optimal. Jenis instalasi electromagnetic flow meter ada dua yaitu in line installation dan insertion installation.

Untuk jenis inline harus disesuaikan flange dari class pressure, Jenis flange ( PN, ANSI atau JIS) dan jenis material. Untuk installasi  jenis Insertian bisa menggunakan saddle fitting atau welded fitting.

Jenis insertion ini cocok jika digunakan pada ukuran pipa yang besar diatas 6″ dan sebaiknya menggunakan welded fitting. Ini dikarenakan harganya lebih murah dan untuk memudahkan maintenance dipasang ball valve. Tujuan pemasangan ball valve adalah jika terjadi kerusakan atau maintenance tidak perlu mematikan aliran air terlalu lama.

Sebelum melakukan installasi flow meter electromagnetic pastikan dulu pemilihan jenis compact atau integral atau splite atau remote. Apabila posisi Instalasi berada pada ketinggian diatas 1,5 meter sebaiknya mengunakan jenis remote. Jika posisi di parit dan terendam air saat hujan  sebaiknya menggunakan type remote dengan class water proof (IP68).

Baca Juga : Electromagnetic Flow Meter : Pengertian, Jenis, dan Komponen

Dikarenakan cara kerja electromagnetic flow meter menggunakan hukum faraday, yang mampu mentransfer signal sensor electrode pada transmitter dengan menghasilkan velocity pada luasan area tertentu, tidak menginstal  flow meter air jenis magnetic di dekat medan magnet yang kuat karena hal ini akan mengganggu operasi. Generator semacam medan magnet yang transformer, motor listrik atau HV atau sirkuit arus tinggi.

installation Method of electromagnetic flow meter

Hal kedua adalah menghindari gelembung udara atau gas dalam cairan yang akan diukur oleh electromagnetic flow meter. hal ini karena berkaitan dengan perhitungan yang didasarkan pada hukum faraday electromagnetic. Hal ini terkadang menjadi masalah dalam kondisi posisi arah aliran yang rendah seperti sistem gravitasi atau dekat katup udara pada installasi pompa.

Oleh karena itu untuk memastikan tidak adanya gelembung udara dalam aliran liquid pada pipa ada baiknya installasi pipa dibuat miring sedikit mungkin bisa di buat kemiringan 3 derajad untuk memastikan adanya gelembung udara yang terjebak dalam pipa bisa keluar dengan mudah. Dan jika bisa memilih posisi sang sempurna adalah pada kondisi pipa vertikal dengan aliraan dari bawah ke atas.

Baca Juga : Cara Kerja Ultrasonic Flow Meter

Pemasangan flow meter electromagnetic dari posisinya harus mengikuti kaedah yang disaratkan oleh manufacture terutama jarak up stream dan jarak down stream. Installasi flow meter yang tidak mengikuti syarat tersebut bisa berakibat akurasi flow meter  tidak sesuai dengan yang di inginkan dan bisa juga berakibat flow meter tidak bisa membaca aliran atau blank. Berikut ini gambaran umum jarak upstream dan down stream yang harus di perhatikan sebelum melakukan installasi magnetic flow meter.

range pipe of Installation method

Namun aturan jarak instalasi flow meter diatas hanya mengacu pada manufacture tertentu karena itu sebaiknyya sebelum melakukan instalasi sebaiknya di ikuti aturan seperti yang ada pada manual operasional atau cara installasinya yang dikeluarkan oleh manufacture yang memproduksi flow meter tersebut.

Baca Juga : Prinsip Kerja Flow Meter Electromagnetic

Setelah posisi sudah di tentukan matikan aliran air dalam pipa dan buang sisa air yang ada di dalamnya kemudian lakukan pemotongan pipa dengan jarak disesuaikan dengan panjang flow meter air yaitu jarak flange to flangnya. Kemudian pasang Flange yang sesuai dengan flange flow meter dengan welding, usahakan posisi dari sensor electrode berada pada posisi depan belakang bukan atas dan bawah dan umunya dengan posisi converter atau sensor cable ada di posisi atas  dari pipa seperti gambar diatas.

Sebelum cable di connect ke flowmeter air sebaiknya dilakukan pengecekan kebocoran pengelasan dengan membuka valve atau menghidupkan pompa dan setelah aman dari kebocoran di teruskan dengan pemasangan cable. Untuk type remote hendaknya pastikan jarak sensor terhadap transmitter agar kabel mempunyai panjang yang cukup.

Serta cek power yang digunakan apakah menggunakan 220 VAC atau 24 VDC atau menggunakan battery. Kesalahan tegangan listrik akan berakibat pada rusaknya transmitter dan coil dari sensor. Untuk jenis remote dengan kondisi magnetic flow sensor  kemungkinan terendam air,  baik karena hujan maupun banjir sebaiknya cek dan pastikan IP class pada magnetic flow sensor IP68 atau class waterproof.

wiring electromagnetic flow meter wiring power input of electromagnetic flow meter

Dan yang tidak kalah pentingnya pemasangan grounding terutama untuk instalasi flow meter air pada pipa non metal seperti pada pipa HDPE atau PVC sebaiknya menggunakan grounding ring maupun grounding yang langsung di tanam ke bumi, hal ini penting untuk menjaga kestabilan dari performa magnetic flow meter

instalasi grounding flow meter
instalasi grounding flow meter

Untuk instalasi electromagnetic flow transmitter atau converter di out door pastikan mempunyai ketahanan terhadap cuaca hujan dan panas atau tersiram air dengan class weatherproof atau kalo tidak sebaiknya di lindungi dengan pannel box. Kemudian hubungkan kabel dari flow sensor ke transmitter dan sebaiknya kabel di lindungin dengan conduite agar tidak terjadi kerusakan kabel karena terinjak atau sebab lainya.

Langkah selanjutnya bisa dilakukan pengecekan tampilan aliran pada displayatau converter dengan menghidupkan power dan menghidupkan aliran dengan membuka valve atau menghidupkan pompa. Selanjutnya lakukan pengecekan unit satuan flow rate, satuan volume serta lainya dan diteruskan dengan pengecekan aliran pada flow rate dan jika anda merasa flow rate tidak sesuai lakukan pengecekan parameter diameter pipa, frekwensi, jenis sensor, parameter faktor kaliberasi dan parameter lainya yang  bisanya terdapat pada menu menu yang ada diconverter.

Baca Juga : Flow Meter Ultrasonic untuk Aliran Kecil Tanpa Menggunakan Pompa

Apabila di butuhkan analog output seperti signal, 4-20mA ataupun comunication RS485 atau yang lainya, silahkan pasang kabel pada terminal disebelah terminal power yang tersedia.  Kemudian hubungkan kabel tersebut pada peralatan yang di inginkan dan pada saat analog ouptut ini di butuhkan jangan lupa melakukan setting out put dan melakukan kaliberasi out put dengan cara mengetes output atau bisa dengan cara kaliberasi volumetrik.

Satu lagi yang perlu diperhatikan Instalasi flow meter electromagnetic yang tidak sesuai dengan arah aliran air, mengakibatkan pembacaan yang ditampilkan oleh flow meter menjadi negatif dan ini akan berakibat buruk pada hasil volumetriknya.

Dan sebagai catatan pastikan nilai akurasi dari flow meter yang anda pasang udah dilakukan kaliberasi untuk memastikan akurasinyai dan kaliberasi flow meter air ini mengacu pada aturan badan metrology indonesia, harus dilakukan setiap 2 tahun sekali oleh institusi yang mempunyai sertifikat KAN tentang kaliberasi flow meter magnetic atau di badan metrology indonesia yang terdapat di provinsi seluruh indonesia.

Share
%d bloggers like this: