Flow Meter Ultrasonic Jenis Clamp On Untuk Pipa PVC

Pipa PVC banyak digunakan untuk mengalirkan liquid dengan dasar bahan air baik itu yang bercampur dengan cairan kimia atau air suling atau air kotor. Begitu juga untuk jenis flow meter yang di pasang pada instalasi pipa pvc sudah seharusnya mempunyai karakteristik material yang sama.

Salah satu alasan pengunaan pipa pvc adalh untuk menghindari penggunaan material lgam yang bisa berakibat pada korosi atau lainya. Flow meter yang mempunyai karakteristik tahan terhadap korosi sangat cocok digunakan pada instalasi pipa pvc.

Flowma Flowmasonic WUF 620 CF
Flowma Flowmasonic WUF 620 CF

Selain flow meter jenis inline dan insertion ada juga jenis flow meter yang cocok diguankan untuk pipa pvc yaitu jenis clamp on. Flow meter jenis insatalasi clamp on ini dimiliki oleh flow meter ultrasonic.Untuk Jenis clamp on ultrasonic flow meter ini cara instalasinya cukup dengan menempelkan sensor ultrasonic pada permukaan pipa  dan di clamp. Jenis flow meter ini bisa mencegah di stopnya aliran air dalam pipa sehingga produksi tidak terganggu.

Aplikasi flow meter ultrasonic untuk Liquid

Begitu juga untuk cairan yang sangat korosif yang biasanya menggunakan pipa non steel , jenis flow meter ini sangat cocok. Dengan model ini maka tidak ada kontak langsung cairan korosif dengan sensor flow meter.

Jenis cairan yang bisa di deteksi oleh fow meter ultrasonic adalah air demin, air kotor, air bersih, air laut, air garam dan cairan kimia. Untuk air baku pada proses wtp seperti air pdam flow meter clamp on ini sangat cocok sekali. Dibanyak PDAM sekarang ini sudah mulai beralih pada flow meter clamp on ultrasonic karena untuk ukuran pipa besar ini bisa cost down.

Flow meter ultrasonic jenis  Clamp on mempunyai fungsi sama dengan flow meter jenis in line, maupun insertion. Akurasi dari flow meter clamp on ultrasonic bisa di kisaran 0,5%, 1% dan 2% tergantung pada modelnya.

Flowma flowmasonic WUF 620 Clamp On Ultrasonic Flow Meter
Flowma flowmasonic WUF 620 Clamp On Ultrasonic Flow Meter

Untuk ukuran pipa yang besar seperti diatas 20″ b isa juga menggunakan jenis multi path atau sensor lebih dari 1 set untuk menjaga stabilitas signal dan akurasi, Flow meter ultrasonic clamp on bisa digunakan pada ukuran pipa dari 1/2″ hingga diatas 60″ dan yang membedakan adalah jenis sensornya atau transducernya.

Keuntungan penggunaan  Flow Meter Clamp on ultrasonic :

  • Tidak ada penghalang di lintasan aliran, sehingga tidak ada pressure drop.
  • Tidak ada part bergerak (moving parts), sehingga tidak ada bagian parts yang aus yang menyebabkan maintenance cost rendah.
  • Model multi sensor mempunyai ketelitian lebih tinggi
  • Dapat digunakan untuk mengukur flow fluida yang korosif dan slurry.
  • Tersedia bbebrapa jenis sensor yang dapat mengukur dimeter pipa dari size DN15 – DN6000
  • Jika diaplikasikan pada ukuran pipa yang besar diatas 4 inchi akan lebih ekonomis dibandingkan dengan jenis flowmeter lainnya.
  •  Biaya instalasi sangat murah apalagi jika di instal pada pipa besar
  • Tidak perlu menghentikan proses aliran dalam pipa atau tidak perlu mematikan pompa
  • Dapat di operasikan pada semua jenis material pipa ( carbon steel, PVC, HDPE, SUS , dll ) dan semua jenis cairan homogen
  • Dapat di operasikan pada air limbah dan air kotor dengan maksimal solid partikel 12%
  • Dapat dipasang pada pada aliran dengan low flow velocity hingga 0.03 m/s
  • Mempunyai akurasi lumayan baik 1% – 2%
  • Pada additional tersedia eksternal data logger dengan menggunakan SD card
  • Tersedia analaog ouput 4-20mA,Pulse, relay, dan communication RS485
  • Tersedia sensor dengan class IP68 ( water proof)

Yang perlu diperhatikan saat ingin menggunakan flow meter clamp on ultrasonic , sebaiknya ambil data diameter, jenis material, dan tebal pipa, jenis transducer serta lainnya. Masukan data tersebut sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Kemampuan pembacaan flow meter ultrasonic tergantung keakurasian pemasukan data yang di butuhkan.

Sebelum melakukan pemasangan flow meter, pastikan kelengkapan flow meter ultrasonic yang kita beli. Untuk transit time ultrasonic terdiri dari 3 komponan utama yaitu 1 set transducer, cable dan 1 unit ultrasonic transmitter.  Sedangkan accesorie lain yang dibutuhkan saat instalasi adalah transducer bracket, clamp on dan ultrasonic gel.

Tentukan  lokasi pipa yang dipasang transducer, ikuti  persyaratan jarak upstream dan down stream dan pastikan aliran laminer. Tentukan jenis instalasi transducer yaitu Type  Z ( berseberangan ), Type V ( sejajar ).

Berikut adalah langkah Instalasi Flowmeter ultrasonic Clamp on:

  • Sebelum melakukan pemasangan flow meter, pastikan kelengkapan flow meter ultrasonic yang kita beli. Untuk transit time ultrasonic terdiri dari  3 komponan utama yaitu
    • 1 set Ultrasonic flow transmitter
    • 1 set transducer untuk single path
    • 1 set cable transducer
    • Accesorries :
      • 1 set clamp on bracket  ( disesuaikan dengan diameter pipa )
      • 1 set bracket transducer
      • 1 sachet ultrasonic gel compound
      • 1 panel box include komponen panel
      • manual operasional dan quck guide instalation rudi
  • Tentukan  lokasi pipa yang dipasang transducer, ikuti  persyaratan jarak upstream dan down stream dan pastikan aliran laminer.
    • Hindari posisi dimana not full fill pipe
    • Hindari pemasangan pada arah top to bottom
  • Berikut ini Acuan Posisi Down stream dan upstream yang biasanya digunakan untuk flow meter
    • Ukur Diameter Luar dan tebal pipa
      • Masukan parameter tersebut pada ultrasonic transmitter
    • Tentukan jenis instalasi transducer yaitu Type  Z ( berseberangan ), Type V ( sejajar ).
      • Jenis instalasi ini dipilih disesuaikan dengan diameter pipa, jenis material pipa
      • Pemilihan jenis instalasi berpengaruh pada kualitas signal yang dihasilkan sensor
      • makin bagus signal yang dikirim sensor ke transmitter amaka makin bagus akurasi yang didapatPipa PVCMasukan jenis material pipa pada parameter transmiter
        • Jenis material pipa bisa dipilih sesuai dengan yang tersedia di menu
    • Dari data tersebut ultrasonic transmitter akan memberikan jarak antar transducer, setelah itu kita tandai pipa dengan ukuran jarak tersebut.
      • Jarak transducer ini harus dijadikan catatan penting agar kekuatan signal bisa didapatkan dengan maksimal
      • Selain jarak transducer yang perlu diperhatikan adalah posisi center dari transducer agar tangkapan ultrasond bisa sempurna
    • Siapkan pembersih permukaan pipa, seperti amplas dan bersihkan permukaannya yang dipasang transducer
      • Permukaan pipa perlu dilakukan treatment dengan benar agar tidak menurunkan kwalitas tangkapan signal yang d kirim maupun diterima oleh transducer.
    • Setelah bersih, pemasangan transducer dapat dilakukan dengan mengolesi ultrasonic gel pada sensor.
    • Tempelkan sensor pada pipa kemudian tutup menggunakan braket lalu diclamp.
      • Pemasangan bracket untuk menghindari perubahan letak sensor akibat sesuatu.
      • Pergeseran posisi transducer yang di setting dan di clamp dalam waktu lama akan menyebabkan kwalitas pembacaan dari flometer kurang baik dan bahkan bisa error.
    • Lakukan setting pada unit pengukuran sesuai dengan yang kita inginkan yaitu:
      • satuan waktu bisa dipilih second, minute, hour dan day
      • satuan jarak bis adipilih mm, cm, m
      • satuan volume bisa dipilih gallon, barrel, liter,  m3 dan seterusnya
      • Satuandiatas tinggal plih sesuai dengan yang disajikan dimenu satuan
    • Bagi yang membutuhkan analog out put sebaiknya disetel juga ke 4-20 mA dan dilakukan pengecekan ampere atau volt nya.
    • Untuk mengetahui kwalitas dari aliran sebaiknya dilakukan pengecekan kekuatan signal . Jika signal kurang bagus maka perlu dilakukan pengecekan ulang parameter diameter, tebal, jenis pipa dan jenis cairan.
    • Dan jangan lupa, semua langkah diatas dilakukan pada kondisi aliran dalam pipa harus penuh.
    • Untuk mengetahui normal tidaknya signal dari Flowmeter Ultrasonic sebaiknya dibaca manual operasional dimana standartnya disesuaikan dengan persyaratan dari manufacture

Selain point penting diatas, hal yang tak kalah pentingnya adalah data-data dan parameter pipa yang akan ditempeli transducer. Seperti diameter pipa,tebal pipa, jenis pipa. Kedua point ini sangat berpengaruh pada akurasi kinerja Flowmeter Ultrasonic.

Baca Juga :

Share
%d bloggers like this: