Cara menghitung flow rate pompa menggunakan flow meter portable

Kapasitas pompa air

Saat para engineer membeli pompa untuk cairan, ada beberapa parameter yang selalu ditanyakan oleh penjual adalah berapa kapasitasnya atau flow rate, berapa pressurenya dan berapa head nya . Dari parameter dasar tersebut, bisanya akan dilanjutkan dengan pertanyaan seperti jenis material pompa, temperatue maksimal liquid, size discharge, power suplly dan lainnya.

Namun kenyataanya saat pompa sudah dipasang serta pipingnya, yang dicek dari pompa biasanya pressure yang dicapai oleh pompa. Sementara, parameter terpenting berapa kapaistas pompa, berapa flow rate atau berapa debit air nya justru tidak pernah dibuktikan.

Cara Kerja Ultrasonic Flow Meter
Portable Ultrasonic Flow Meter for Liquid

Yang terjadi, kapasitas aliran cairan yang dipompa teralu kecil dan tidak memenuhi desain awal tenteng kapasitas yang harus terpenuhi pada proses produksi. Dari kondisi ini yang terjadi adalah  saling menyalahkan tentang spesifikasi yang salah, kwalitas pompa yang jelek, salah instalasi dan lainnya. Dan alat untuk mengetahuo kapasitas menggunakan flow meter.

Parameter Flow Rate Pompa

Kasus terbesar dan serius dari pemasangan pompa serta piping adalah besarnya debit air yang tidak tercapai atau kekecilan. Ini akan jadi rumit saat proses mensyaratkan Kapasitas aliran atau debit air akan berpengaruh pada :

  • Kuwalitas produksi yang dibawah standart
  • Kuantitas produksi yang dibawah target
  • Performa mesin yang menurun atau cepat rusak
  • dan lainnya

Sebaiknya saat serah terima atau commisioning pekerjaan pemipaan dan instalasi pompa bukan hanya melihat terpenuhinya angka pressure. Lebih dari itu, debit air atau flow rate air sebagai spesifikasi awal menentukan kapasitas pompa harus diketahui besaranya.

Informasi tentang besaran angka flow rate inilah yang menunjukan sesungguhnya kapasitas pompa, apakah sesuai dengan desain atau tidak. Untuk besaran pressure bisa dipasang manometer atau pressure gauge. Sementara alat ntuk pengukuran flow rate bisa menggunakan alat ukur debit air yaitu flow meter atau flow gauge.

Unit satuan untuk debit air atau flow rate yang biasnya harus diketahui adalah Liter per minute, liters per second,  liter per hour, gallon per minute, barrel per hour, barrel per day, meter cubic per second , meter cubic per hour dan seterusnya.

Flowmeter Portable Ultrasonic

Flow meter jenis portable ultrasonic merupakan meter jenis inferensial (mengukur secara tidak langsung). Yang dapat menentukan kecepatan aliran cairan dengan mengukur waktu transit pulsa suara frekuensi tinggi  yang melintasi pipa aliran.  Waktu transit adalah waktu yang diperlukan pulsa suara yang melintasi pipa dalam dua arah, yaitu searah dan berlawanan arah dengan arah aliran.

Flowmasonic WUF 620 J
Flowmasonic WUF 620 J Ultrasonic Portable Flowmeter

Flow meter clamp on ultrasonic jenis portable ini bisa digunakan untuk mengukur semua jenis cairan yang homogen dimana jika terdapat particle solid tidak lebih dari 5%. Berikut ini keunggulan dari portable ultrasonic flow meter :

  • Instalasinya jenis clamp on jadi tidak perlu memotong atau melubangi pip, silahkan klik cara instalasi flow meter ultrasonic
  • Bisa digunakan untuk size pipa DN15 s/d DN5000
  • Bisa di operasikan pada semua jenis material pipa
  • Dapat dioperasikan pada semua jenis material pipa dari carbon steel, stainless steel, PVC, HDPE, tembaga dan lainnya
  • Tidak membutuhkan power karena menggunakan battery yang bisa di charge seperti handphone.
  • Dan masih banyak keunggulan lainnya dari flow meter clamp on ultrasonic

Flow meter Portable untuk mengecek Kapasitas Pompa

Jadi alat ukur untuk mengetahui dan mengecek flow rate pompa sebaiknya menggunakan jenis flow meter portable. Flowmeter portable mempunya karakteristik yang sangat simple, mudah pengoprasiannya serta ringan untuk di bawah kemana-mana.

Flow meter portable ini hanya dimiliki oleh jenis flow meter ultrasonic karena itu sering disebut dengan portable ultrasonic. Cara kerja flow meter portable jenis ultrasonic ini bisa diklik di flow meter portable

Tetapi utuk mengetahui jumlah volume cairan yang tujuanya untuk produksi atau untuk pengecekan flow rate secara kontinyu bisa menggunakan jenis instalasi inline atu fix clamp on. Jenis flow meter ini dimiliki oleh flow meter ultrasonic, magnetic flow meter, variable area flow meter, venturi flow meter atau yang lainnya yang bisa difungsikan sebagai flow gauge.

Fungsi Portable Flow Meter

Cara instalasi flow meter portable untuk liquid menggunakan jenis instalasi clamp on, dimana transducer ultrasonic cukup diclamp pada permukaan pipa. Karena proses instalasinya tanpa memotong atau melubangi pipa maka instalasi dari flow meter portabel sangat murah dan cepat.

Flowmeter Ultrasonic Portable bisanya di gunakan para engineer untuk :

  • Mengecek suatu system yang ingin mengetahui besaran atau flow rate dari suatu proses produksi.
  • Mengetahuiperformadarisistempendinginanmesin ( cooling system)
  • Membaca Besarnya energi dalam suatu cairan seperti pada HVAC atau chiller
  • Mengecek performa sistem lubrikasi
  • Mengecek performa dari pompa
  • Membaca kemampuan sistem pemadam kebakaran dengan membaca flow rate
  • Mengetes performa alat ukur flow meter sebagai konfirmasi kwalitas akurasi flow meter

Jenis flow meter portable biasanya dilengkapi dengan data logger secara internal maupun external dan menggunakan battery. Battery yang digunakan adalah battry yang bisa dicharge serta mampu bekerja pada waktu cukup lama diatas 5 jam.

Spesifikasi Flow Meter Portable

Flow meter ultrasonic jenis portable untuk liquid memiliki spesifikasi sebagai berikut :

  • Linearity          : 0.5%
  • Repeatability: 0.2%
  • Accuracy: ±1% of reading at rates>0.2 mps
  • Response Time: 0-999 seconds, user-configurable
  • Velocity: ±32 m/s
  • Pipe Size: 20mm-6000mm
  • Rate Units: Meter, Feet, Cubic Meter, Liter, Cubic Feet, USA Gallon, Imperial Gallon, Oil Barrel, USA Liquid Barrel, Imperial Liquid Barrel, Million USA Gallons. User-configurable.
  • Totalizer: 7-digit totals for net, positive and negative flow respectively
  • Liquid Types: Virtually all liquids
  • Security: Setup values Modification Lockout. Access code needs unlocking
  • Display: 4×16 English letters
  • Communication Interface: RS-232C, baud-rate: from 75 to 57600. Protocol made by the manufacturer and compatible with that of the FUJI ultrasonic flow meter. User protocols can be made on inquiry.
  • Transducers: Model M1 for standard, other 3 models for optional
  • Transducer Cord Length: Standard 2×10 meters, optional 2x 500 meters
  • Power Supply: 3 AAA Ni-H built-in batteries. When fully recharged it will last over 10 hours of operation.100V-240VAC for the charger
  • Data Logger: Built-in data logger can store over 2000 lines of data
  • Manual Totalizer: 7-digit press-key-to-go totalizer for calibration
  • Housing Material: ABS
  • Case Size: 210x90x30mm
  • Handset Weight: 514g (1.2 lbs) with batteries

Prosedur Pengoprasian Flowmeter Portable ultrasonic

Flow meter ultrasonic portabel untuk liquid cocok digunakan untuk cairan yang homogen seperti air sungai, air laut, air sumur dan cairan kimia dan lainya. Apabila cairan tersebut mengandung solid seperti air limbah atau air kotor maksimal kandungan solid tidak lebih dari 15%.

Cara mengoprasikan ultrasonic portable flow meter  sangat simpel dan bisanya diawali dengan menentukan posisi atau titik dimana aliran harus laminer. Sedangkan variabel yang harus di ketahui sebelum menggunakan alat ini yaitu jenis material pipa, dimeter dari pipa yang diukur, tebal pipa dan jenis cairan dalam pipa.

Ketika ada kesalahan dalam memasukan variabel diatas biasanya pembacaan dari flow meter portabel tidak akurat dan bisa error. Sebaliknya, jika variabel yang diinput tepat, termasuk jarak transducer dan besarnya sound velocity, maka signal ultrasounic bagus. Sehingga signal ultrasonic sesuai dengan yang disyaratkan sehingga hasil pembacaan flow transmitter akan akurat, yang berapa pada kisaran 0,5% – 1%.

Langkah-langkah Instalsi flowmeter ultrasonic clamp on

Untuk instalasi flow meter clamp on cukup simple dan cepat karena hanya menempelkan sensor ultrasonic di permukaan pipa. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum instalasi dari pengecekan peralatan, komponen utama dan asesoris yang dibutuhkan termasuk power yang tersedia.

Berikut adalah langkah – langkah Insatalsi dan Pengoprasian Portable Flowmeter

  • Sebelum melakukan pemasangan flow meter, pastikan kelengkapan flow meter ultrasonic yang kita beli. Untuk transit time ultrasonic terdiri dari  3 komponan utama yaitu
    • 1 set Ultrasonic flow transmitter
    • 1 set transducer untuk single path
    • 1 set cable transducer
    • Accesorries :
      • 1 set clamp on bracket  ( disesuaikan dengan diameter pipa )
      • 1 set bracket transducer
      • 1 sachet ultrasonic gel compound
      • 1 panel box include komponen panel
      • manual operasional dan quck guide instalation rudi
  • Tentukan  lokasi pipa yang dipasang transducer, ikuti  persyaratan jarak upstream dan down stream dan pastikan aliran laminer.
    • Hindari posisi dimana not full fill pipe
    • Hindari pemasangan pada arah top to bottom
  • Sebelum melakukan pemasangan flow meter, pastikan kelengkapan flow meter ultrasonic yang kita beli. Untuk transit time ultrasonic terdiri dari 3 komponan utama yaitu 1 set transducer, cable dan 1 unit ultrasonic transmitter.  Sedangkan accesorie lain yang dibutuhkan saat instalasi adalah transducer bracket, clamp on dan ultrasonic gel.
  • Tentukan  lokasi pipa yang dipasang transducer, ikuti  persyaratan jarak upstream dan down stream dan pastikan aliran laminer.
  • Tentukan jenis instalasi transducer yaitu Type  Z ( berseberangan ), Type V ( sejajar ).
  • Ukur Diameter Luar dan tebal pipa setelah itu masukan parameter tersebut pada ultrasonic transmitter
  • Masukan jenis material pipa, jenis liner , jenis cairan dan tandai jarak trasnducer.
  • Siapkan pembersih permukaan pipa, seperti amplas dan bersihkan permukaannya yang dipasang transducer
  • Pemasangan transducer dilakukan dengan pengikatan clamp .
  • Lakukan setting pada unit pengukuran sesuai dengan yang kita inginkan yaitu satuan velocity, flow rate  dan satuan totalizer (volume). Satuan unit bisa kita pilih ke satuan liter, m3, galon, barrel dll serta satuan waktu seperti menit, jam, detik dan hari.
  • Selanjutnya adalah menyeting cut off dan damping yang di ikuti dengan mereset flow rate dan totalizer.
  • Flow meter juga dilengkapi dengan data logger bisa disetting sistem penyimpanan riwayat data perwaktu tertentu.
  • Bagi yang membutuhkan analog out put sebaiknya disetel juga ke 4-20 mA dan dilakukan pengecekan ampere atau volt nya.
  • Untuk mengetahui kwalitas dari aliran sebaiknya dilakukan pengecekan kekuatan signal . Jika signal kurang bagus hendkanya dilakukan pengecekan ulang paramete diameter, tebal, jenis pipa dan jenis cairan.
  • Setelah semua dicek setting dari satuan pembacaan, output analog bisa dilanjutkan dengan memasang trasnmitter pada panel dan cable conduite. Cable harus terjaga dari cuaca dan kerusakan lainnya serta memasang bracket transducer agar posisi transducer tidak mudah berubah.
  • Dan jangan lupa, semua langkah diatas dilakukan pada kondisi aliran dalam pipa harus berhenti tidak bolah ada aliran. Untuk mengetahui normal tidaknya signal sebaiknya dibaca manual operasional dimana standartnya disesuaikan dengan persyaratan dari manufacture.

Sebagai catatanyang harus diperhatikan adalah Prlindungan transmitter ultrasonic dan tracker terhadap cuaca serta kondisi lain i harus di perhatikan dengan meletakan ultrasonic transmitter dalam panel box serta proteksi transducer dengan bracket yang memadai ketika pipa berada di luar ruangan.

Informasi tentang flow meter ini bisa klik di flow meter portable ultrasonic

Baca Juga

Share