Orifice Flow Meter

flow meter differential pressure orifice flow sensor

Flow meter jenis ini pada prinsip kerjanya menggunakan pressure difference dan bisa digunakan untuk high temperature maupun high pressure.

Orifice flow meter
Orifice flow meter

Orifice flow meter disamping bisa digunakan untuk mengukur aliran liquid, gas juga bisa untuk diaplikasikan pada aliran Steam. Flow meter yang dibuat dari bahan UPVC, PE dan PP atau PTFE sangat cocok sekali untuk aplikasi aliran chemical yang corosive. Pada Type Orifice flowmeter ini ada juga yang diaplikasikan untuk cairan material yang berat / kental seperti cairan slude pada proses WWT atau mengukur gas yang mempunyai humadity yang tinggi.

Glass Tube Flow Meter

Type Glass tube flow meter banyak digunakan untuk aplikasi pemasangan dengan sistem vertikal dan besaran flow rate bisa langsung di baca. Biasanya menggunakan tabung kaca yang mana bahan dari kaca cukup baik yaitu pyrex glass.

Jenis Galss tube flow meter ini banyak digunakan ketika installasi pipa cairan tidak mempunyai area horisontal yang  sehingga tidak terlalu membutuhkan area yang luas.

Glass Tube Flow Meter
Glass Tube Flow Meter

Untuk aplikasinya, Glass tube flow meter hanya maksimal pada temperature 120 derajad celcius. Sedangkan pressure maksimal pada jenis ini tidak terlalu tinggi hanya pada kisaran 10 bar, Jenis Glass tube flow meter ini hanya tersedia untuk fluida berupa  untuk jenis liquid dan gas. Ketika kita menginginkan untuk pressure working yang lebih tinggi, di kisaran hingga 60 bar bisa digunakan jenis metal tube flow meter.

Glass tube flow meter pada dasarnya merpakan jenis variable area flow meter dimana cara kerjanya tergantung pada luasan penampang tube Pada aplikasinya material dari jenis flowmeter ini tersedia beberapa jenis dari material stainless steel, pvc, teflon hingga alumunium.

Akurasi dari flowmeter glass tube biasanya tidak begitu presisi dan maksimal kapasitas flow rate terbatas pada ukuran tabung DN100. Untuk koneksinya sendiri biasanya hnaya ada 3 yaitu menggunakan ulir, flange dan triclap.

Tipe Connector Electric

Connector electric yang tertulis pada halaman ini merupakan connector electric yang banyak di gunakan di mesin industry. Ada dua bentuk connector listrik yang paling sering dipakai yaitu bentuk bulat ( circular connector ) dan bentuk kotak ( rectangular connector) dan pada bagian ini yang coba di tampilkan adalah connector dengan brand nanaboshi dari jepang, harting connector dari german, TE connector dari Inggris dan hirose connector dari Jepang.

Circular Connector

Rectangular Connector

Nanaboshi Connector

Connector nanaboshi mempunyai banyak model dengan jumlah contact dari 1 pin hingga 40 pin. Begitu juga kapasitas ampere  dari 3 ampere hingga 500 Ampere dengan voltasi kecil hingga 6.6 KV.

Electrical Connector Nanaboshi
Electrical Connector Nanaboshi

Connector Nanaboshi di produksi oleh Nanaboshi Electric mfg co. Ltd dari Jepang. Dan untuk sitem koneksinya dengan menggunakan solder dan tidak ada yang menggunakan screw. Material dari Connector ini untuk housing connector mengguankan aluminum alloy dan zinc alloy.

Dalam 1 set connector nanaboshi ada dua bagian yaitu Plug dan receptacle, dengan insert contact berupa pin insert yang sering di sebut dengan male contact dan socket insert yang sering disebut dengan female contact.

Nanaboshi connector mempunyai dua jenis yaitu S type dan G typa yang kalsifikasinya digolongkan berdasarkan bentuk shells yang mana didalamnya terdapat pin insert atau socket insert.