Flow Meter Untuk Hydrant

Istilah yang banyak dikenal dalam sistem pemadam kebakaran adalah pompa dan hydrant. Sistem pemadam kebakaran harus mengacu pada kapasitas sistem pemadam terhadap luasan area yang akan dijangkau saat terjadi musibah kebakaran.  Karena itu Pemasangan instalasi hydrant tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang. Harus menggunakan tenaga ahli terlatih dan juga design yang tepat. Agar instalasi hydrant dapat berfungsi pada saat dibutuhkan. Perencanaan anggaran biaya untuk jasa pasang hydrant pun harus tetap diperhitungkan dengan hati-hati.

Alat Pengukur Debit Air untuk Sistem Hydrant

Pada saat design sitem hidran yang pertama kali data dibutuhkan adalah kapasitas dari keseluruhan yang dihasilkan dalam jalur perpipaan dan ini mengacu pada kapasitas dan tekanan yang dihasilkan oleh pompa.  Biasanya Kapasitas hanya dilakukan dengan perhitungan design pompa dan tekanan pompa. Sementara Kapasitas yang dihasilkan pompa tidak ditunjukan parameternya.

Parameter Kapasitas Pompa ini sangat penting karena kapasitas pada sistem hydran yang berupa flow rate atau debit air hydrant harus ditunjukan dengan alat pengukur debit aliran air. Alat pengukur debit air dinamakan flow meter. Flow meter mempunyai fungsi untuk melihat flow rate dan total volume air yang dihasilakan oleh kerja pompa.

Fungsi dari flow meter hydrant ini adalah guna mengetahui besarnya sistem pemadam kebakaran untuk gedung apakah mampu menangani luasan area gedung jika terjadi kebakaran atau tidak. Juga berfungsi untuk mengecek kualitas dan performa pompa yang digunakan untuk sitem pemadam kebakaran yang biasanya dilakukan dalam maintenance rutin.

Gerand FM approvals
Gerand FM approvals

Jadi Flow Meter hydran ini akan bekerja untuk  mengukur besarnya aliran air bertekanan di dalam pipa hydrant (meteran air) dan total volume air yang mengalir dalam jangka waktu tertentu pada instalasi hydran ( sistem pemadam Kebakaran).

Flow meter untuk hydran ini tidak bisa sembarangan dan sudah ada aturan tersendiri yaitu harus berupa alat ukur debit air yang mendapatkan persetujuan untuk sitem hydran ( FM approve) . Jenis flow meter yang digunakan adalah flow meter yang dapat digunakan dengan baik untuk fluida air.

Ada beberapa jenis flow meter yang digunakan untuk air hydran yaitu electromagnetic flow meter, Venturi Differensial flow meter atau ultrasonic flow meter. Dan yang banyak digunakan dan telah mendapatkan sertifikat biasanya jenis Venturi. Flow meter ini harus bisa membaca Debit air atau flow rate baik dengan satuan GPM, LPM atau GPH. Berikut ini Flow meter hydran jenis Venturi dari Gerand yang banyak di gunakan di sistem pemadam kebakaran di dunia .

Gerand Venturi Flow meter

Gerand Pump Test Meter
Gerand Pump Test Meter

Fungsi Flow Meter Hydrant Gerand

Flow meter pompa pemadam Kebakaran Gerand merupakan flow meter yang digunakan untuk :

  1. Mengetes kapasitas sistem pemadam kebakaran
  2. Memantau kapasitas pompa sistem pemadam kebakaran
  3. Mengetahui performa dari sistem pompa pemadam kebakaran.

Flowmeter pemadam Kebakaran Gerand yang digunakan untuk sistem pemadam kebakaran ini menggunakan jenis venturi dengan penunjukan kapasitas berupa dial gauge.

Gerand Flow meter pompa Kebakaran atau Fire pump flow meters system ini biasanya harus memenuhi  persyaratan yang telah ditentukan. Biasanya berkaitan dengan perusahaan asuransi global tentang pemadam kebakarann dan biasa disebut dengan ” FM Approvals Class”.

Flowmeter hydrand gerand ini mempunyai pembacaan berupa flow gauge dengan jarum yang menunjukan besarnya debit air dengan satuan unit pengukuran GPM dan LPM.

Pemasangan Flow Meter Hydrant

Flowmeter pompa pemadam Kebakaran Gerand jenis venturi ini biasanya diapasang pada discharge pompa  dengan jarak up stream dan down stream yang ditentukan. Penentuan jarak up stream dan down streanm ini  harus diikuti agar pembacaan kapasitas atau flow rate akurat.

Fire Pump Test Meter Operation
Fire Pump Test Meter Operation

Jenis Instalasi

Flow meter gerand engineering untuk sistem pemadam kebakaran ini mepunyai 3 jenis koneksi yaitu :

  1. Butt weld end
  2. Grooved end
  3. Flange end
Gerand Pump test meter model
Gerand Model connectiron

Gerand Flow meter pompa pemadam mempunyai 2 ukuran berdasarkan dimensi yaitu  K model, G Series  dan M Model. Ukuran dari diameter dial gauge  K model  dan G Series adalah 4,5″ sedangan yang M model berukuran 6″.

Model, Type dan kapasitas  pompa pemadam kebakaran Gerand :

Gerand ventury pump test meter

Source : www.gerand.com

Baca Artikel Lainnya :

Share
%d bloggers like this: